Pesawaran — Pelarian Bahroni, pelaku utama penembakan terhadap Bripka Anumerta Arya Supena, berakhir di ujung timah panas aparat kepolisian. Tersangka tewas setelah terlibat baku tembak saat hendak ditangkap di kawasan Teluk Hantu, Desa Pagar Jaya, Kecamatan Punduh Pidada, Kabupaten Pesawaran, Jumat (15/5/2026) sekitar pukul 05.15 WIB.
Kapolda Lampung, Helfi Assegaf mengatakan, keberadaan Bahroni berhasil diketahui setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait lokasi persembunyian tersangka.
Menindaklanjuti informasi tersebut, tim gabungan langsung melakukan pendalaman dan pemetaan lokasi sebelum bergerak melakukan penyergapan.
Saat proses penangkapan berlangsung, Bahroni disebut melakukan perlawanan aktif menggunakan senjata api rakitan dan mengancam keselamatan petugas.
Kondisi itu memicu baku tembak antara tersangka dan aparat di lokasi kejadian.
“Karena tersangka melakukan perlawanan aktif yang membahayakan petugas menggunakan senjata api rakitan, anggota melakukan tindakan tegas dan terukur,” ujar Helfi dalam keterangannya di Mapolda Lampung.
Usai dilumpuhkan, Bahroni langsung dievakuasi menuju Rumah Sakit Bhayangkara. Polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver serta satu bilah pisau yang diselipkan di pinggang tersangka.
Tewasnya Bahroni sekaligus mengakhiri pengejaran intensif aparat terhadap pelaku penembakan Bripka Anumerta Arya Supena yang sempat mengguncang publik Lampung dalam sepekan terakhir.
( Red / Aan )